Perbedaan Entrepreneur dan Intrapreneur

Istilah intrapreneur dan entrepreneur sudah tidak asing lagi dalam dunia usaha. Perbedaan intrapreneur dan entrepreneur cukup banyak.

Meliputi tujuan, status, pekerjaan, wilayah kerja, sampai resiko yang dapat ditanggung, dan masih banyak lagi aspek yang lainnya.

Namun pada dasarnya intrapreneur dan entrepreneur sama karena sama – sama memiliki kualitas dalam hal kepemimpinan, inovasi, kreativitas, wawasan, keyakinan, dan semangat yang tinggi dalam berusaha mencapai kata sukses untuk perusahaannya.

Pada jaman yang sudah modern ini banyak orang yang memimpikan menjadi seorang intrapreneur dan bahkan entrepreneur.

Namun pada kenyataannya menjadi seorang intrapreneur maupun entrepreneur membutuhkan tekat yang kuat, keyakinan yang tinggi, usaha yang maksimal, dan berdoa serta berikhtiar.

Karena seorang entrepreneur harus memulai usahanya dari yang paling bawah (dari 0). Mulai dari memunculkan ide, merancangnya, merealisasikan, dan mengembangkan, serta menstabilkan usaha sendirian. Jika mungkin mereka mempunyai tim mereka juga harus dapat mengelola tim tersebut.

Intrapreneur juga sama dengan entrepreneur bedanya hanya mereka tidak memulai bisnis dari paling bawah (dari 0). Karena kesamaannya tersebut maka intrapreneur sering disebut sebagai sub kategori dari entrepreneur.

Disamping itu intrapreneur dan entrepreneur juga memiliki perbedaan yang cukup banyak. Berikut adalah pemaparan lengkap mengenai keduanya.

Pengertian Entrepreneur dan Intrapreneur

1. Entrepreneur

Entrepreneur adalah orang yang memiliki usaha sendiri dan mengelolanya sendiri dengan ide dan konsep baru yang telah dibuat sendiri. Ia mengelola bisnis miliknya sendiri yang ia bangun dari yang paling bawah (dari 0).

Tujuan dari entrepreneur adalah untuk menciptakan dan berinovasi sesuatu yang baru dari nilai sosial dan ekonomi dengan resiko yang lebih besar dibandingkan dengan intrapreneur.

Seorang entrepreneur berfokus pada peningkatan penjualan dan keuntungan serta berupaya untuk meningkatkan kualitas untuk lebih kompetitif sehingga perusahaannya dapat bersaing dengan perusahaan yang lainnya.

Dan mereka bekerja di luar lingkup perusahaan. Artinya seorang entrepreneur tidak terikat dan bernaung pada perusahaan lain melainkan pada perusahaannya sendiri, meliputi :

  • Menangani berbagai urusan mencakup semuanya baik itu urusan besar maupun urusan kecil sekalipun.
  • Entrepreneur juga memiliki hak untuk mengambil segala keputusan terkait dengan jalannya usaha dengan bebas. Karena entrepreneur memiliki independensi untuk mewujudkan mimpi – mimpinya menjadi kenyataan.

2. Intrapreneur

Intrapreneur adalah entrepreneur yang berada dalam suatu organisasi atau sebuah perusahaan. Ia mengelola bisnis miliknya orang lain namun bertanggung jawab penuh atas pekerjaan terlebut layaknya entrepreneur.

Tujuan dari intrapreneur adalah untuk meningkatkan kekuatan kompetitif dan pengakuan dari pasar terhadap perusahaan tempat ia bekerjadengan resiko yang lebih kecil jika dibandingkan dengan entrepreneur.

Seorang intrapreneur berfokus pada pengembangan teknologi dan perubahan pasar yang terjadi dan mereke bekerja di dalam lingkup perusahaan yang terikat dengan perusahaan yang menaunginya, meliputi :

  • Memiliki tujuan yang lebih luas agar perusahaannya maju dan mapan.
  • Berurusan dengan hal – hal besar karena yang mengurusi hal – hal kecil sudah ada.
  • Bekerja dengan ketrampilan kewirausahaan yang ia miliki guna untuk mendorong inovasi di sebuah perusahaan tempat ia bekerja.
  • Menangani berbagai urusan mencakup semuanya baik itu urusan besar maupun urusan kecil sekalipun.
  • Harus melaporkannya kepada siapa saja yang telah merekrut mereka.

Namun mereka tidak mempunyai kebebasan dalam mengambil keputusan sendiri atas setiap aktifitas terkait dengan jalannya usaha. Karena keputusan diambil oleh pemimpin perusahaan atau upaya kolaborasi dari tim kerja.

Perbedaan Entrepreneur dan Intrapreneur

Untuk lebih jelasnya mengenai perbedaan entrepreneur dan intrapreneur, sudah kami rangkumkan dari Yuksinau.id berikut ini:

Perbedaan Entrepreneur dan Intrapreneur
Pembeda Entrepreneur Intrapreneur
Pengertian Entrepreneur adalah orang yang memiliki usaha sendiri dan mengelolanya sendiri dengan ide dan konsep baru yang telah dibuat sendiri. Intrapreneur adalah entrepreneur yang berada dalam suatu organisasi atau sebuah perusahaan.
Kategori Bisnis Bisnis
Status Bisnis milik sendiri Bisnis milik orang lain
Tujuan Untuk menciptakan dan berinovasi sesuatu yang baru dari nilai sosial dan ekonomi. Untuk meningkatkan kekuatan kompetitif dan pengakuan dari pasar terhadap perusahaan tempat ia bekerja.
Resiko Lebih besar Lebih kecil
Pekerjaan Menangani berbagai urusan mencakup semuanya baik itu urusan besar maupun urusan kecil sekalipun. 1.   Memiliki tujuan yang lebih luas agar perusahaannya maju dan mapan. 

2.   Berurusan dengan hal – hal besar karena yang mengurusi hal – hal kecil sudah ada.

3.   Bekerja dengan ketrampilan kewirausahaan yang ia miliki guna untuk mendorong inovasi di sebuah perusahaan tempat ia bekerja.

Wilayah Kerja Di luar lingkup perusahaan. Artinya seorang entrepreneur tidak terikat dan bernaung pada perusahaan lain melainkan pada perusahaannya sendiri. Di dalam lingkup perusahaan yang terikat dengan perusahaan yang menaunginya.
Pengambilan Keputusan Segala keputusan terkait dengan jalannya usaha, maka entrepreneur berhak mengambil keputusan dengan bebas. Karena entrepreneur memiliki independensi untuk mewujudkan mimpi – mimpinya menjadi kenyataan. Intrapreneur tidak dapat mengambil keputusan sendiri atas setiap aktifitas terkait dengan jalannya usaha. Karena keputusan diambil oleh pemimpin perusahaan atau upaya kolaborasi dari tim kerja.
Fokus Perhatian Pelanggan atau konsumen Perusahaan
Sumber Daya Harus mencari sumber daya dan kemampuan dari orang lain meliputi pinjaman usaha, investor, pekerja, dan lain sebagainya. Memiliki sumber daya dan kemampuan perusahaan dimana mereka bekerja.
Orientasi Layanan Bekerja untuk diri sendiri dan berupaya memberikan yang terbaik kepada para konsumennya. Bekerja untuk perusahaan yang menjadi tempat kerjanya.
Keuntungan Bebas dalam mengelola bisnis dan usaha yang ia jalani. Bebas dalam memanfaatkan sumber daya yang dimiliki perusahaan.
Dilihat sebagai Pemilik bisnis, pemimpin bisnis, inovator gagasan baru, dan proses bisnis. Pemimpin bisnis dan inovator gagasan baru serta proses bisnis.
Independensi Menjalankan bisnis sendiri (independen). Bekerja untuk orang lain atau sebuah perusahaan.
Kebebasan Memiliki kebebasan dan ekonomi. Memiliki kebebasan dan otonomi untuk pertumbuhan bisnis secara profesional.
Laporan Tidak perlu melaporkannya kepada siapapun kecuali ia memiliki invertor. Harus melaporkannya kepada siapa saja yang telah merekrut mereka.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai perbedaan entrepreneur dan intrapreneur. Semoga anda dapat membedakan kedua istilah tersebut dan jika ingin menjadi salah satu dari keduanya semoga berhasil. Terima kasih 🙂